PURWOREJO, purworejo24.com – Untuk memantabkan langkah sebelum tanding perdana dalam piala Suratin U-17 zona Jawa Tengah, Ikatan Sepak Bola Purworejo (ISP) akan menjajal kekuatan Timnas Pelajar U-16 sore ini. Kompetisi antar klub U-17 se-Jawa Tengah itu sendiri akan digelar pada awal Agustus nanti.
Meski sempat kalah dalam ajang uji tanding saat menghadapi PSS Junior Sleman di stadion WR Soepratman Purworejo, pada minggu (21/7) lalu, namun tak menyurutkan semangat para pemain ISP junior untuk tetap melaju di ajang kompetisi piala Suratin U-17 zona Jawa Tengah yang akan dihelat pada 4 Agustus 2019 mendata

Guna memantabkan langkah dalam kompetisi resmi di bawah naungan PSSI itu, ISP Junior bakal menjajal kekuatan Timnas Pelajar U-16 yang sebelumnya berhasil meraih Runner-Up dalam International Youth Football Tournament 2019 di Guangzhou, China, baru baru ini.
“Uji tanding itu akan digelar di Stadion WR Soepratman sore ini,” kata Manajer ISP Junior yang juga sebagai ketua Askab PSSI Purworejo, Angko Setyarso Widodo, saat menggelar jumpa pers di gedung SMK TKM, Selasa (30/7/2019).
Kehadiran Timnas Pelajar U-16 besutan pelatih Jorge Alejandro Marquez Romero ke Purworejo itu, bukan saja menumbuhkan semangat bagi ISP Junior untuk melaju di Piala Suratin, namun diharapkan akan mempu membangkitkan dunia sepak bola di kabupaten Purworejo.
“Latih tanding dengan tim besar seperti Timnas ini akan memberi pelajaran penting bagi ISP Junior. Mereka akan mengetahui bagaimana tim besar bermain, pengalaman itu penting bagi mereka sebagai bekal menghadapi kompetisi, itulah kenapa uji tanding ini kami memilih tim-tim besar nasional. Bukan saja untuk meramaikan sepak bola di Purworejo saja, namun ini bentuk keseriusan kami sebagai langkah awal untuk mewujudkan mimpi besar Purworejo, agar bisa masuk dalam liga profesional pada tahun 2023 mendatang,” imbuhnya.
Sementara itu, Pelatih Timnas Pelajar Indonesia U-16, Jorge Alejandro Marquez Romero, dihadapan para wartawan mengaku senang bisa datang di Kabupaten Purworejo dan bisa menjajal tim sepak bola di Purworejo. Menurutnya, membuat tim sepak bola menjadi sukses itu tidaklah mudah karena butuh tim kerja yang seimbang dari semua yang ada, baik dari pemain, pelatih serta pemangku kebijakan yang ada.
Dari pengalaman dirinya saat berkunjung di sejumlah negara dengan melihat langsung club-club besar hingga meraih kesuksesan, Indonesia dipandang masih memiliki potensi semangat besar untuk dunia sepak bola.
“Termasuk di Purworejo, masih memiliki mimpi masih punya hati untuk bermain secara profesional. Bukan karena uang tapi karena mau bermain bola. Saya yakin Purworejo bisa maju dan memiliki tim bola yang profesional karena memiliki investasi hati dengan adanya pendiri, pelatih dan stakeholder yang mendukung dunia sepak bola. Bukan saja di piala suratin, namun saya berharap Purworejo bisa maju di liga-liga lain,” ucapnya. (P24-Drt)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








